Tampilkan postingan dengan label MATERI KELAS XI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI KELAS XI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Mei 2015

SISTEM KOORDINASI

Sistem Saraf (Koordinasi) pada Manusia

Tubuh manusia terdiri atas organ-organ tubuh yang masing-masing mempunyai fungsi tertentu. Agar organ-organ tubuh dapat bekerja sama dengan baik, diperlukan adanyakoordinasi (pengaturan). Pada manusia dan sebagian besar hewan, koordinasi dilakukan oleh sistem saraf, sistem indra, dan sistem hormon. Dalam bab ini hanya akan dibahas tentang sistem saraf .

Sistem saraf sangat berperan dalam iritabilitas tubuh. Iritabilitas adalah kemampuan menanggapi rangsangan. Untuk menanggapi rangsangan, ada tiga komponen yang harus dimiliki oleh sistem saraf, yaitu:

a. Reseptor, adalah alat penerima rangsangan atau impuls. Pada tubuh kita yang bertindak sebagai reseptor adalah organ indera.
b. Konduktor (Penghantar impuls), dilakukan oleh sistem saraf itu sendiri. Sistem saraf terdiri dari sel-sel saraf yang disebut neuron.
c. Efektor, adalah bagian tubuh yang menanggapi rangsangan. Efektor yang paling penting pada manusia adalah otot dan kelenjar (hormon). Otot menanggapi rangsang yang berupa gerakan tubuh, sedangkan hormon menaggapi rangsang dengan meningkatkan/menurunkan aktivitas organ tubuh tertentu. Misalnya : mempercepat/memperlambat denyut jantung, melebarkan/menyempitkan pembuluh darah dan lain sebagainya.

Senin, 27 Oktober 2014

SISTEM INDRA MANUSIA

Sistem Indra



Di bagian awal pokok bahasan ini sudah di singgung bahwa indra berperan sebagai reseptor, yaitu bagian tubuh yang berfungsi sebagai penerima rangsangan. Ada lima macam indra yang berfungsi sebagai penerima rangsangan yaitu:
  1. Mata, sebagai penerima rangsang cahaya (fotoreseptor).
  2. Telinga, sebagai penerima rangsang getaran bunyi (fonoreseptor) dan tempat beradanya indra keseimbangan (statoreseptor).
  3. Hidung, sebagai penerima rangsang bau berupa gas (kemoreseptor).
  4. Lidah, sebagai penerima rangsang zat yang terlarut (kemoreseptor).
  5. Kulit, sebagai penerima rangsang sentuhan (tangoreseptor) dan suhu (temperatur). 

Rabu, 15 Oktober 2014

SISTEM KEKEBALAN TUBUH

SISTEM KEKEBALAN TUBUH
Fungsi:
1.               Melindungi tubuh dari invasi penyebab penyakit; menghancurkan menghilangkan mikroorganisme atau substansi asing (bakteri, parasit, jamur, dan virus, serta tumor) yang masuk ke dalam tubuh
2.                Menghilangkan jaringan atau sel yg mati atau rusak (debris sel) untuk perbaikan jaringan.
3.                Mengenali dan menghilangkan sel yang abnormal
Sasaran utama:
1.               bakteri patogen & virus
2.               Leukosit mrpkn sel imun utama (disamping sel plasma, makrofag, & sel mast)
Patogen bagi tubuh manusia
·                  Bakteri
·                  Virus
·                  Jamur
·                  Protozoa bersel satu
·                  Parasit
Struktur Struktur Imun
·                  Organ sistem imun berada di seluruh bagian tubuh ® organ limfoid
·                  Organ limfoid: ‘rumah’ bg limfosit
·                  Jaringan limfoid primer:
1.               kelenjar thymus
2.               sumsum tulang
·                  Jaringan limfoid sekunder:
1.               berkapsul: limpa & kelenjar limfa

Selasa, 30 September 2014

HORMON

Hormon
               Hormon (dari bahasa Yunani, όρμή: horman - "yang menggerakkan") adalah pembawa pesan kimiawi antar sel atau antarkelompok sel. Semua organisme multiselular, termasuktumbuhan (lihat artikel hormon tumbuhan), memproduksi hormon.
               Hormon beredar di dalam sirkulasi darah dan fluida sell untuk mencari sel target. Ketika hormon menemukan sel target, hormon akan mengikat protein reseptor tertentu pada permukaan sel tersebut dan mengirimkan sinyal. Reseptor protein akan menerima sinyal tersebut dan bereaksi baik dengan memengaruhi ekspresi genetik sel atau mengubah aktivitas protein selular,[1] termasuk di antaranya adalah perangsangan atau penghambatan pertumbuhan serta apoptosis (kematian sel terprogram), pengaktifan atau penonaktifansistem kekebalan, pengaturan metabolisme dan persiapan aktivitas baru (misalnya terbang, kawin, dan perawatan anak), atau fase kehidupan (misalnya pubertas dan menopause).

Rabu, 26 Maret 2014

JARINGAN HEWAN

Jaringan adalah, kumpulan dari beberapa sel yang memiliki struktur dan fungsi yang sama.

A.  Jaringan Hewan
Dikelompokkan menjadi 4, yaitu :
v Jaringan epitelium
v Jaringan ikat
v Jaringan otot

Selasa, 25 Maret 2014

JARINGAN TUMBUHAN

            1.     Jaringan Meristem
              Jaringan Meristem adalah Jaringan yang sel penyusunnya bersifat embrional, artinya mampu terus-    menerus membelah diri untuk menambah jumlah sel tubuh.
      Ciri-cirinya   : 
      # Berdinding Tipis
      # Banyak mengandung protoplasma
      # Vakuola kecil

Senin, 22 Juli 2013

SISTEM REPRODUKSI MANUSIA

Reproduksi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan yang baru. Tujuannya adalah untuk mempertahankan jenisnya dan melestarikan jenis agar tidak punah. Pada manausia untuk mengahasilkanketuruna yang baru diawali dengan peristiwa fertilisasi. Sehingga dengan demikian reproduksi pada manusia dilalkukan dengan cara generative atau sexual.
Untuk dapat mengetahui reproduksi pada manusia , maka harus mengetahui terlebih dahulu organ-organ kelamin yang terlibat serta proses yang berlangsung di dalamnya.

ORGAN REPRODUKSI MANUSIA :

PRIA
Dibedakan menjadi organ kelamin luar dan organ kelamin dalam.
Organ reproduksi luar terdiri dari :
Penis merupakan organ kopulasi yaitu hubungan antara alat kelamin jantan dan betina untuk memindahkan semen ke dalam organ reproduksi betina. Penis diselimuti oleh selaput tipis yang nantinya akan dioperasi pada saat dikhitan/sunat.
Scrotum merupakan selaput pembungkus testis yang merupakan pelindung testis serta mengatur suhu yang sesuai bagi spermatozoa.

Organ reproduksi dalam terdiri dari :
Testis merupakan kelenjar kelamin yang berjumlah sepasang dan akan menghasilkan sel-sel sperma serta hormone testosterone. Dalam testis banyak terdapat saluran halus yang disebut tubulus seminiferus.

STRUKTUR SEL

Sel adalah bagian-bagian yang menyusun tubuh. Sel itu mempunyai komponen kimia yang pastinya penting-penting dan dibutuhin tubuh kita. Dalam tubuh kita ada banyak sekali sel.  Sel itu mempunyai tugas masing masing yang berbeda-beda. Semua sel dalam tubuh kita bekerja sama untuk membangun kualitas tubuh kita masing-masing.
Senyawa kimia penyusun sel disebut protoplasma.
Komponen-komponen yang menyusun sel antara lain air, elektrolit, protein, lemak dan karbohidrat.
Berikut adalah penjelasan dari komponen-komponen di atas.
1. Air
Air di dalam tubuh kira-kira terdapat dalam konsentrasi 70% – 85%.
Zat-zat atau vitamin-vitamin yang dapat melarutkan air diantaranya adalah vitamin B dan vitamin C.
2. Elektrolit
Elektrolit merupakan salah satu yang penting dalam sel karena memiliki beberapa unsure yang juga penting yaitu kalium, magnesium, fosfat, bikarbonat, natrium, klorida, dan kalsium.
3. Protein
Protein merupakan komponen kimia penyusun sel yang jumlahnya paling banyak. Protein juga tersusun dari beberapa unsure. Unsure-unsur tersebut adalah atom atom C,  H,  O,  dan  N. di dalam protein megandung sekumpulan asam amino.
1 gram protein = 4,1 kalori .
Zat-zat atau vitamin yang dapat melarutkan lemak diantaranya adalah vitamin A, D, E dan vitamin K.
4. Lemak
Lemak tersusun atas atom atom C,  H,  dan  O. di dalam lemak mengandung asam lemak dan gliserol.
1 gram lemak = 9,2 kalori
5. Karbohidrat
Karbohidrat tersusun atas atom atom C,  H,  dan O. jadi atom yang menyusun karbohidrat sama dengan atom yang menyusun lemak. Karbohidrat dibagi menjadi 3 macam :

Rabu, 03 Juli 2013

Materi Biologi SMA Kelas XI

Materi Biologi SMA pada kali ini akan saya berikan secara garis besarnya saja. Yaitu BAB apa saja yang akan di pelajari nantinya. Selanjutnya Untun BAB nya silahkan dipilih sendiri materi yang diinginkan. Apa yang akan dipelajari dalam Biologi SMA Kelas XI:

1.    Materi Biologi SMA Kelas XI Semester 1
Sel
Struktur Jaringan Tumbuhan
Struktus Jaringan Hewan
Sistem Gerak Pada Manusia
Sistem Peredaran Darah

2.    Materi Biologi SMA Kelas XI Semester 2
Sistem Pencernaan
Sistem Pernapasan
Sistem Ekskresi
Sistem Regulasi Pada Manusia

Selasa, 02 Juli 2013

SISTEM SARAF MANUSIA

Sistem saraf  merupakan  salah  satu  sistem  koordinasi  yang  bertugas  menyampaikan rangsangan dari reseptor untuk dideteksi dan  direspon oleh tubuh. Sistem saraf memungkinkan  makhluk  hidup tanggap dengan cepat terhadap perubahan-perubahan  yang terjadi di lingkungan luar maupun dalam.
Untuk menanggapi rangsangan, ada tiga komponen  yang harus dimiliki oleh sistem saraf, yaitu:
*     Reseptor, adalah alat penerima rangsangan atau impuls.  Pada tubuh kita yang bertindak sebagai reseptor adalah  organ indera.
*     Penghantar impuls, dilakukan oleh saraf itu sendiri. Saraf  tersusun dari berkas serabut penghubung (akson). Pada  serabut  penghubung  terdapat  sel-sel  khusus  yang  memanjang dan meluas. Sel saraf disebut neuron.

Jumat, 14 Juni 2013

SISTEM PENCERNAAN

SISTEM PENCERNAAN :

          Makanan adalah bahan-bahan yang (segala sesuatu) yang dimakan dan diperlukan tubuh supaya dapat tetap hidup.
Makanan adalah bahan-bahan yang (segala sesuatu) yang dimakan dan diperlukan tubuh supaya dapat tetap hidup.
Fungsi Makanan :
1.      Untuk menghasilkan energi.
2.      Sebagai zat pembangun tubuh, meliputi pertumbuhan dan mengganti sel-sel yang rusak.
3.      Sebagai pengatur, untuk mengatur aktivitas metabolisme, menjaga keseimbangan cairan tubuh.

SISTEM EKSKRESI

Manusia memiliki organ atau alat-alat ekskresi yang berfungsi membuang zat sisa hasil metabolisme. Zat sisa hasil metabolisme merupakan sisa pembongkaran zat makanan, misalnya: karbondioksida (CO2), air (H20), amonia (NH3), urea dan zat warna empedu.
Zat sisa metabolisme tersebut sudah tidak berguna lagi bagi tubuh dan harus dikeluarkan karena bersifat racun dan dapat menimbulkan penyakit.
Organ atau alat-alat ekskresi pada manusia terdiri dari:
1. Paru-paru,
2. Hati,
3. Kulit, dan
4. Ginjal.

PARU-PARU
paru-paru
paru-paru
Paru-paru berada di dalam rongga dada manusia sebelah kanan dan kiri yang dilindungi oleh tulang-tulang rusuk. Paru-paru terdiri dari dua bagian, yaitu paru-paru kanan yang memiliki tiga gelambir dan paru-paru kiri memiliki dua gelambir.
Paru-paru sebenarnya merupakan kumpulan gelembung alveolus yang terbungkus oleh selaput yang disebut selaput pleura.
FUNGSI PARU-PARU 
Paru-paru merupakan organ yang sangat vital bagi kehidupan manusia karena tanpa paru-paru manusia tidak dapat hidup. Dalam Sistem Ekskresi, paru-paru berfungsi untuk mengeluarkan KARBONDIOKSIDA (CO2) dan UAP AIR (H2O).

Rabu, 12 Juni 2013

SISTEM GERAK

SISTEM GERAK MANUSIA

Gerak
Salah satu ciri dari makhluk hidup adalah bergerak. Secara umum gerak dapat diartikan berpindah tempat atau perubahan posisi sebagian atau seluruh bagian dari tubuh makhluk hidup. Makhluk hidup akan bergerak bila aka impuls atau rangsangan yang mengenai sebagian atau  seluruh bagian tubuhnya.  Pada hewan dan manusia dapat mewakili pengertian gerak secara umum dan dapat dilihat dengan kasat mata/secara nyata. Gerak pada manusia dan hewan menggunakan alat gerak yang tersusun dalam sistem gerak.

Rabu, 27 Februari 2013

SISTEM SIRKULASI


SISTEM PEREDARAN DARAH

1. FUNGSI DARAH:
  • Mengangkut zat makanan dan zat sisa metabolisme
  • Mengangkut hormon
  • Menjaga suhu tubuh
  • Melakukan pembekuan darah
  • Pertahanan tubuh (membunuh kuman penyakit)

Daftar Isi :