Tampilkan postingan dengan label MATERI KELAS X. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI KELAS X. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Agustus 2015

ANIMALIA

Coelenterata 


Phylum Coelenterata (Cnidaria) 

Coelenterata adalah hewan invertebrata yang memiliki rongga tubuh yang digunakan sebagai alat pencernaan (gastrovaskuler). Coelenterata juga memiliki alat penyangat (cnido) yang terdapat di sekitar mulutnya. Sel Coelenterata sudah membentuk jaringan sehingga struktur tubuhnya lebih kompleks dari porifera.

Cabang cabang Biologi

Biologi memiliki cabang ilmu yang spesifik dan objek kajian yang semakin khusus untuk memudahkan cara pembelajarannya, mengingat pada umumnya seseorang hanya mampu mendalami salah satu cabang ilmu. Cabang cabang Biologi tersebut antara lain:

1. Anatomi : Ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian struktur tubuh dalam makhluk hidup
2. Agronomi : Ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya
3. Andrologi : Ilmu yang mempelajari tentang macam hormon dan kelainan reproduksi pria
4. Algologi : Ilmu yang mempelajari tentang alga/ganggang
5. Botani : ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
6. Bakteriologi : Ilmu yang mempelajari tentang bakteri

Rabu, 15 Oktober 2014

PROTISTA

Protista
            Protista adalah mikroorganisme eukariota yang bukan hewan, tumbuhan, atau fungus. Mereka pernah dikelompokkan ke dalam satukerajaan bernama Protista, namun sekarang tidak dipertahankan lagi. Penggunaannya

Selasa, 30 September 2014

ARCHAEBACTERIA

Ciri-ciri umum :
  • hidup ditempat-tempat kritis ( sumber air panas )
  • berkadar garam tinggi, panas dan asam.
ada 3 kelompok utama : 

    KEANEKARAGAMAN HAYATI

    Kunci Determinasi Serangga
    Kunci determinasi adalah sebuah daftar yang berisi sejumlah keterangan yang digunakan untuk menentukan kelompok atau jenis organisme berdasarkan ciri yang dimilikinya. Untuk menentukan nama ordo, famili, genus ataupun spesies dapat dilakukan dengan mencocokkan objek tersebut dengan ciri-ciri yang tertulis di dalam kunci determinasi tersebut. Caranya adalah sebagai berikut :
    1. Mengambil obyek misal belalang yang utuh bagian tubuhnya.
    2. Mencandra obyek, jika perlu gunakan lup untuk memperbesar obyek
    3. Mencocokkan hasil pengamatan dengan kunci determinasi yang memuat ciri-ciri obyek
    4. Menentukan nama atau kelompok obyek dan menuliskan rumus determinasinya.
    Contoh Kunci determinasi / kunci dikotomi :

    Selasa, 23 Juli 2013

    METODE ILMIAH BIOLOGI

    Metode ilmiah adalah cara kerja dari ilmu pengetahuan, bersifat ilmiah serta merupakan langkah-langkah sistematis yang digunakan dalam ilmu-ilmu tertentu yang baik direfleksikan atau diterima begitu saja.


    Metode atau cara kerja Ilmu pengetahuan pertama kali di kemukakan oleh Filsuf Yunani, Aristotelas. Ia memandang penelitian ilmiah sebagai kelanjutan dari observasi-observasi empiris ke prinsip umum (induksi) dan kemudian dari prisip umum ke observasi(deduksi).
    Jadi, inti dari metode ilmiah adalah dimana seseorang mampu berfikir logis, analistis, (menggunakan analisis), dan empiris (seseai kenyataan).
    Dalam melakukan aktifitas ilmiah, kita perlu memperhatikan struktur metode ilmiah, struktur metode penelitian ilmiah, stuktur penulisan ilmiah atau cara penyusun laporan ilmiah, serta bahasa ilmiah. Selain itu kita mampu bersikap ilmiah saat melakukan aktifitas ilmiah.

    Struktur Metode Ilmiah

    Senin, 22 Juli 2013

    Materi Biologi Kelas 10

    Materi Biologi Kelas 10 SMA Terlengkap - Admin kembali ke jalur nih sob, kali ini saya akan memberikan materi mata pelajaran Biologi untuk kelas X SMA. Dimana Materi yang saya share kali ini juga sangat penting buat kalian yang ingin meneruskan ke jurusan IPA. Karena dengan mengetahui Materi yang akan diajarkan pada kelas X nantinya bisa menguasai materi dengan baik. Langsung aja saya berikan Materinya.

    Materi Biologi Kelas 10 SMA Terlengkap
    Semester I
    Bab I Biologi bagi Kehidupan [DOWNLOAD]
    A. Objek Biologi
    B. Cabang-cabang Biologi
    C. Peran Biologi

    Animalia (PORIFERA)

    PORIFERA
    PORIFERA

    Jumat, 14 Juni 2013

    Pencemaran lingkungan

         Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat  tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).
            Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran disebut polutan. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% dapat rnemberikan efek merusak.
    Suatu zat dapat disebut polutan apabila:
    1. jumlahnya melebihi jumlah normal
    2. berada pada waktu yang tidak tepat
    3. berada pada tempat yang tidak tepat

    FUNGI

    FUNGI :
    Ciri – Ciri Umum Jamur
    Fungi atau jamur termasuk organisme eukariotik yang tidak berkhlorofil, bersifat heterotrofik .
    (Fungi lack chlorophyll,the green pigment that enables plant to make their own food, consequently ,fungi can not synthesize their own food the way plants do. In order to feed , fungi release digestive enzymes that break down food outside their body, the fungus then absorbs the dissolved food through its cell walls.)
    Berdasarkan sumber makanannya Fungi ada yang bersifat parasitik dan ada yang bersifat saprofitik.
    Fungi yang hidup parasitik mendapat makanannya dari bahan organik yang masih menjadi bagian dari inang yang hidup. Beberapa Fungi ini menyebabkan penyakit pada tanaman, hewan dan manusia.

    Kamis, 28 Februari 2013

    Klasifikasi Makhluk Hidup


    Sistem Klasifikasi
    Dibedakan menjadi 3
    1
    Sistem Klasifikasi Alamiah
    - diciptakan oleh Theophrastus (370SM - 285SM), salah satu murid Aristoteles
    - didasarkan pada bentuk yang dapat dilihat dengan mata biasa (morfologi)

    - tumbuhan dibagi menjadi 4 kelompok : pohon, semak, perdu dan herba

    Biodiversitas


    Keanekaragaman hayati (biodiversitas) 
    Keanekaragaman hayati (biodiversitas) adalah keanekaragaman organisme yang menunjukkan keseluruhan variasi gen, jenis, dan ekosistem pada suatu daerah. Keanekaragaman hayati melingkupi berbagai perbedaan atau variasi bentuk, penampilan, jumlah, dan sifat-sifat yang terlihat pada berbagai tingkatan, baik tingkatan gen, tingkatan spesies, maupun tingkatan ekosistem. Gampangnya, keanekaragaman hayati adalah semua jenis perbedaan antar mahkluk hidup.
    Berdasarkan hal tersebut, para pakar membedakan keanekaragaman hayatimenjadi tiga tingkatan, yaitu keanekaragaman genkeanekaragaman jenis, dankeanekaragaman ekosistem.
    1. Keanekaragaman gen
    Gen atau plasma nuftah adalah substansi kimia yang menentukan sifat keturunan yang terdapat di dalam kromosom. Setiap individu mempunyai kromosom yang membawa sifat menurun (gen) dan terdapat di dalam inti sel. Perbedaan jumlah dan susunan faktor menurun tersebut akan menyebabkan terjadinya keanekaragaman gen.

    Selasa, 19 Februari 2013

    PLANTAE


    Dunia Tumbuhan dan Hewan (PLANTAE dan ANIMALIA)
    KINGDOM PLANTAE
    (TUMBUHAN LUMUT, TUMBUHAN PAKU, TUMBUHAN BIJI, DIKOTIL, MONOKOTIL)


    Rabu, 13 Februari 2013

    Ekosistem

    Ekosistem merupakan suatu interaksi yang kompleks dan memiliki penyusun yang beragam. Di bumi ada bermacam-macam ekosistem.

     1. Susunan Ekosistem 
         Dilihat dari susunan dan fungsinya, suatu ekosistem tersusun atas komponen sebagai berikut. 
    a. Komponen autotrof (Auto = sendiri dan trophikos = menyediakan makan). Autotrof adalah organisme yang mampu menyediakan/mensintesis makanan sendiri yang berupa bahan organik dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti matahari dan kimia. Komponen autotrof berfungsi sebagai produsen, contohnya tumbuh-tumbuhan hijau. 
    b. Komponen heterotrof (Heteros = berbeda, trophikos = makanan). Heterotrof merupakan organisme yang memanfaatkan bahan-bahan organik sebagai makanannya dan bahan tersebut disediakan oleh organisme lain. Yang tergolong heterotrof adalah manusia, hewan, jamur, dan mikroba. 
    c. Bahan tak hidup (abiotik) Bahan tak hidup yaitu komponen fisik dan kimia yang terdiri dari tanah, air, udara, sinar matahari. Bahan tak hidup merupakan medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan, atau lingkungan tempat hidup. 
    d. Pengurai (dekomposer) Pengurai adalah organisme heterotrof yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati (bahan organik kompleks). Organisme pengurai menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan yang sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. Termasuk pengurai ini adalah bakteri dan jamur.

    Daftar Isi :